Jakarta(satenews.com) – Angka pengangguran di Indonesia 10,01 juta orang, demikian data resmi BPS (Badan Pusat Statistik) yang dirilis pada Rabu (2/01/2007) kemarin. Dibandingkan tahun lalu, angka pengangguran berkurang 920.86 ribu orang.
Tetapi, angka pengangguran di Jakarta justru tercatat meningkat. Di DKI Jakarta tercatat naik 12,75 persen dari 11,40 persen pada tahun lalu. “DKI kan banyak pendatang, jadi sangat sulit untuk menurunkan pengangguran di Jakarta.” Demikian ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Arizal Ahnaf.
“Gue rasa datanya salah kali,” demikian Ramli, seorang warga Jakarta ketika ditemui di sebuah WarTeg dibilangan Jakarta Pusat. Masih menurut Ramli, yang sudah menetap lama di Jakarta, bahwa menurut yang dia amati, di DKI itu nyaris semua penduduk bekerja. “Ga kerja mo makan ape?” Tambah Ramli yang berprofesi sebagai tukang ojek fulltime.
Ramli mencontohkan di setiap jengkal tanah Jakarta pasti ada seorang manusia yang mencari nafkah. Ramli kemudian bahkan bersedia mengantarkan kru satenews.com untuk berkeliling Jakarta membuktikan pendapatnya tersebut. Dan rupanya Ramli tidak mengada-ada, menurut pantauan satenews.com hampir setiap lahan yang ada selalu diisi oleh mereka yang mencari nafkah. Bagaimana bisa pengangguran terbesar di Jakarta bila yang cilik pun ikutan mencari nafkah?



No Comments Yet